PENERAPAN TEKNOLOGI DIGITAL DALAM SISTEM MANAJEMEN FARMASI: STUDI KASUS DI KLINIK KESEHATAN
APPLICATION OF DIGITAL TECHNOLOGY IN PHARMACY MANAGEMENT SYSTEM: CASE STUDY IN HEALTH CLINIC
Abstract
Sistem manajemen farmasi yang efisien dan akurat sangat penting dalam memastikan ketersediaan obat yang tepat untuk mendukung pelayanan kesehatan yang optimal. Dengan kemajuan teknologi, penerapan sistem manajemen berbasis teknologi digital, seperti cloud computing dan kecerdasan buatan, dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akurasi dalam pengelolaan obat. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk mengevaluasi penerapan teknologi digital dalam manajemen farmasi di klinik. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa 85% responden melaporkan peningkatan efisiensi pengelolaan stok obat, 70% mencatat peningkatan akurasi pencatatan, dan 75% mengindikasikan pengurangan waktu administrasi hingga 40%. Analisis kualitatif menyoroti kemudahan akses data pasien, kepercayaan terhadap sistem, dan kebutuhan pelatihan tambahan, dengan 80% responden merasa terbantu oleh kemudahan akses data secara real-time. Meskipun terdapat tantangan dalam adaptasi teknologi dan kebutuhan pelatihan, temuan ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi digital dalam manajemen farmasi dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan secara keseluruhan. Dukungan infrastruktur yang memadai dan pelatihan berkelanjutan menjadi kunci keberhasilan implementasi sistem ini di klinik kesehatan.